Assassin's Creed Chronicles: 3 Jagoan di 3 Negara

Jakarta - Assassin's Creed Chronicle dipastikan menjadi trilogi. Sang pembesut -- Ubisoft mengatakan jika game 2,5D side-scrolling itu akan mengambil latar belakang dan periode yang berbeda di Tiongkok, India dan Rusia.

Sebelumnya, serial Assassin's Creed Chronicle ini hanya memiliki plot di Tiongkok dengan judul Assassin's Creed Chronicle: China, dimana game tersebut awalnya dirilis hanya untuk DLC atau season pass dalam game Assassin's Creed Unity.


Dalam Assassin's Creed Chronicle: China gamer akan berperan sebagai Shao Jun, seorang pembunuh bayaran yang eksis di era Dinasti Ming menjelang keruntuhannya. Shao Jun sendiri pertama kali menampakkan dirinya dalam animasi pendek berjudul Assassin's Creed Embers.


Sedangkan dalam Assassin's Creed Chronicle: India dan Rusia, gamer akan memainkan sosok Arbaaz Mir dan Nikolai Orelov yang diceritakan di komik Assassin's Creed.


Petualangan Arbaaz Mir di India akan berfokus dengan kisah di kerajaan Sikh Empire. Sementara Nikolaï Orelov akan beraksi di masa setelah Red Revolution atau perang saudara di Rusia pada awal abad ke-19.


Dikutip detikINET dari Gamespot, Rabu (1/4/2015), Ubisoft juga memaparkan jika trilogi Assassin's Creed Chronicles akan mengusung sejumlah fitur menaik dengan gaya, karakter, dan jalan cerita yang unik.


Dalam penggarapannya, Ubisoft menyerahkan serial Assassin's Creed Chronicle pada developer game Climax Studios (Silent Hill: Shattered Memories) dengan dukungan dari Ubisoft Montreal.


Assassin's Creed Chronicles: China sejatinya akan lebih dulu rilis pada tanggal 21 April 2015 dengan harga USD 10 untuk PlayStation 4, Xbox One, dan PC. Namun bagi gamer yang sudah lebih dulu membeli season pass Assassin's Creed Unity, maka ia bisa memiliki Assassin's Creed Chronicles: China secara cuma-cuma.


Sayangnya, Ubisoft belum bisa mengumumkan kapan Assassin's Creed Chronicles: India dan Rusia akan dirilis.


(ash/ash)