Motorola Bangga Bisa Rakit Ponsel Android 'Made in USA'

Texas - Ponsel yang beredar saat ini kebanyakan dirakit di China atau Taiwan. Berbeda dengan Motorola, vendor ponsel asal AS yang kini jadi milik Google itu merakit ponselnya sendiri di negara sendiri. Tentunya jadi sebuah kebanggaan tersendiri.

Ya, seperti diketahui, kebanyakan vendor smartphone mempercayakan proses produksi handset mereka ke para pabrik perakitan di China. iPhone yang 'sangat Amerika' sekalipun, dibuat di China. Alasannya sederhana. Biaya produksinya lebih murah dan infrastruktur industrinya lebih nyaman bagi vendor.


Motorola tampaknya ingin mengubah fakta umum ini dengan Moto X. Meski sebagian komponennya masih diimpor dari Asia, seperti dikutip detikINET dari Ubergizmo, Kamis (12/9/2013), smartphone Android unggulan Motorola ini dirakit di Amerika.


Ini menjadi salah satu hal penting yang dipromosikan Motorola. "Lebih dari 130 juta smartphone dipakai di Amerika Serikat, namun tidak satupun yang dibuat di sini (Amerika-red). Hal ini akan berubah dengan Moto X," demikian klaim Motorola melalui blognya.


Merakit ponsel di negeri sendiri tentunya memiliki keuntungan tersendiri. Selain bisa menghemat logistik, menurut para analis, lompatan ini juga ditujukan agar bisa memenuhi permintaan dengan cepat.


Smartphone yang dijagokan akan menantang iPhone ini, bakal digarap di pabrik yang berlokasi di Fort Worth, Texas. Kabarnya, sekitar 2.000 karyawan akan dikerahkan merakit Moto X. Sebelum digunakan oleh Motorola, pabrik ini sempat tak terpakai, setelah dulunya pernah dimanfaatkan Nokia untuk memproduksi feature phone.


Pemilihan lokasi perakitan sedikit banyak ikut mempengaruhi keputusan pengguna saat akan membeli ponsel. Spesifikasi hardware, fitur, desain dan aplikasi tentu masuk dalam hitungan pertimbangan.


Selain itu, mereka juga mempertimbangkan faktor lain seperti di mana produk dibuat, apakah perakit yang membuat memperlakukannya dengan benar, apakah dibuat dari bahan daur ulang, dan masih banyak lagi.


(rns/rou)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!