Microsoft Pilih Opera Mini Ketimbang Browser Nokia

Jakarta - Microsoft setuju menjadikan Opera Mini sebagai default browser untuk ponsel warisan hasil akuisisi Nokia yang menyasar pasar menengah ke bawah.

"Ini adalah kesepakatan yang bagus bagi kami, dan sesuatu yang telah kami impikan sejak 10 tahun. Kini, akhirnya keinginan itu terwujud," ujar Chief Executive Opera Lars Boilesen, seperti dilansir Fox Business, Sabtu (30/8/2014).


Kesepakatan ini diterapkan untuk ponsel besutan Nokia Series 30+, Series 40 dan seri Asha. Sebelumnya, ponsel-ponsel ini menggunakan Nokia Browser sebagai default browsernya.


Secara fungsi, Nokia Browser menawarkan hal yang sama dengan Opera Mini, yakni melakukan layanan data kompresi. Salah satu keuntungannya, membuat biaya akses browsing internet bisa lebih murah.


Namun Microsoft tidak menjelaskan mengapa pada akhirnya lebih memilih Opera Mini. Yang jelas, sebagai bagian dari kesepakatan ini, pengguna ponsel lama yang menggunakan Nokia Browser akan diminta untuk bermigrasi ke Opera Mini terbaru. Untuk perangkat baru, Opera Mini sudah hadir secara pre-installed.


"Kami tetap menjual dan mendukung feature phone, dan juga seri Asha yang sudah punya jutaan peminat, yakni mereka-mereka yang ingin merasakan pengalaman mobile yang baru dengan harga terjangkau," kata Head of Legacy Business Phones Microsoft Rich Bernardo.


(rns/rns)