Android Nokia Didepak Demi Lumia

Berlin - Keputusan Microsoft untuk menghentikan pengembangan proyek Nokia X yang memanfaatkan keterbukaan sistem operasi Android, tak lain untuk memberi jalan lebar bagi Lumia.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Jo Harlow, Corporate Vice President Phone Business Unit Microsoft saat berbincang dengan segelintir media termasuk detikINET di Berlin, Jerman.


"Kami membuat keputusan strategis untuk fokus di Windows Phone bagi produk smartphone Microsoft. Dimana sebagai imbasnya, kami tidak akan melakukan pengembangan lagi untuk Nokia X. Meski demikian, kami tetap akan memberikan support terhadap Nokia X yang telah diluncurkan," tutur Jo.


Selanjutnya, roadmap Nokia X yang sudah terlanjur dijalankan tak akan ditinggal begitu saja. Jo menyebut, roadmap Nokia X ini ada yang bakal ditransisikan untuk dikemas dalam wujud seri Lumia, menggunakan OS Windows Phone tentunya.


"Kita kita bisa menggunakannya (roadmap Nokia X-red.) untuk membuat smartphone Windows Phone yang terjangkau," ia menambahkan.


Setali tiga uang, penghentian roadmap juga bakal dilakukan terhadap seri Asha. Menurut Jo, Asha sebenarnya punya posisi yang unik, yakni berada di antara smartphone dan feature phone.


"Namun Asha juga tak akan ada lagi dalam roadmap produk kami di masa depan, tetapi kami tetap memberi support untuk produk Asha yang telah diluncurkan," kata Jo.


Segmen feature phone tak akan ditinggalkan begitu saja oleh Microsoft. Sebab di sini, mereka masih akan agresif dengan brand Nokia. Salah satu yang terbaru adalah Nokia 130 yang dibanderol dengan harga USD 25 atau sekitar Rp 300 ribuan.


Adapun smartphone bakal menjadi santapan seri Lumia. Nokia pun bakal jor-joran di sini, termasuk bakal terjun ke segmen Windows Phone murah. Dimana produk terbaru mereka adalah Lumia 530 yang dihargai Rp 1,3 juta.


"Jadi jelas, kami akan masuk ke semua segmen harga. Termasuk di segmen ponsel yang lebih terjangkau. Lumia 530 adalah contoh dari rencana itu dengan harga di kisaran USD 100," Jo menandaskan. (ash/fyk)