Strategi Sapu Jagat ala Sony

Jakarta - Guna memperkuat posisi di pasar global, Sony telah menyiapkan sebuah strategi sapu jagat yang dinamakan One Sony.

Sebagaimana yang diketahui, penjualan divisi smartphone Sony tidak begitu bagus di tahun 2014. Perusahaan memprediksi kerugian mencapai USD 2 miliar hingga akhir tahun fiskal.


"Kalau di Indonesia sendiri penjualannya bertumbuh. Yang dipublikasikan selama ini adalah pengumuman pembukuan finansial. Karena di tahun 2010 kami membeli Ericsson yang mana pembukuannya itu terlalu besar. Tapi secara bisnis kami tidak lost," papar Ika Paramita, Marketing Manager Sony Mobile Communications Indonesia, kepada detikINET di Jakarta, Kamis (4/12/2014).


Menurut Ika, pertumbuhan secara global sendiri masih single digit dan di Indonesia masih tumbuh double digit hingga akhir tahun finansial Sony Mobile yang jatuh pada bulan April 2015.


Pun begitu, pihaknya masih merasa perlu menyiapkan strategi untuk lebih mendongkrak posisi Sony di pasar.


"Kami melihat One Sony ini menguntungkan Sony baik sebagai individual company maupun sebagai total company. Karena dari pengalaman kami, begitu konsumen punya brand foot Sony maka otomatis ia akan membeli produk-produk Sony yang lainnya," papar Ika.


One Sony ini sendiri, lanjut Ika, merupakan bentuk dukungan ekosistem perangkat gadget Sony dengan produk Sony lainnya. Salah satunya adalah PS4 Remote Play.


"Ke depannya kami akan menerapkan semua teknologi produk Sony mulai dari hardware, software, hingga konten hiburan di smartphone Sony," pungkas Ika


(ash/ash)