G Flex 2 sukses jadi favorit di CES 2015 dengan meraih CES Editors’ Choice Award dan beberapa penghargaan lainnya. Memang seperti apa kesan-kesan setelah mencobanya? Berikut beberapa kesimpulan dari mereka yang telah melakukan hands on pada G Flex 2.
Anand Tech
Dengan pengumuman G Flex 2, kita akhirnya melihat peluncuran perangkat dengan SoC Qualcomm Snapdragon 810. SoC ini adalah peningkatan bagus di G Flex, dan bukan hanya itu saja. Contoh lain adalah layar Oled versi baru yang merupakan peningkatan dari G Flex edisi pertama.
Ukurannya juga diperkecil. LG telah mengubah desainnya sehingga mirip dengan LG G3. Kamera G Flex 2 juga cepat untuk fokus dan OIS-nya sangat stabil ketimbang kebanyakan solusi lain. Secara keseluruhan, meski ada beberapa isu, LG G Flex 2 sepertinya adalah perangkat yang menjanjikan.
Digital Times
G Flex 2 memakai prosesor 64 bit Snapdragon 810 yang membuatnya jadi perangkat powerful. Ia memiliki GPU Adreno 300 dan memakai Android 5.0 Lollipop yang membuatnya menjadi perangkat LG pertama dengan OS Android terbaru.
Beberapa fiturnya menarik. Selain melengkung, ia juga 20% lebih tangguh dan layarnya tahan ketika jatuh. Fitur self healing sekarang jauh lebih cepat di mana goresan ringan dapat kembali 'sembuh' dalam 10 detik. Secara keseluruhan, G Flex 2 adalah perangkat menarik. Wujudnya yang kecil juga membuatnya lebih nyaman bagi banyak konsumen.
Ars TechnicaNext
(fyk/ash)
