Opera Ingin Bawa Kejayaan Opera Mini ke Desktop

Wroclaw - Para pengguna internet di Indonesia mungkin sudah tak asing dengan Opera Mini, tapi lain halnya dengan Opera desktop yang kurang digemari. Hal itulah yang ingin diubah pembuat browser tersebut.

Opera mengklaim bahwa pengguna Opera Mini di Indonesia sangat banyak, terutama bagi mereka yang masih menggunakan feature phone. Teknologi penghemat data di dalam browser itu menjadi salah satu kunci mengapa Opera Mini begitu digandrungi.


Namun sayangnya hal serupa tidak terjadi pada Opera versi komputer. Perusahaan asal Norwegia itu mengakui, bahwa Google Chrome dan Firefox begitu merajai di Indonesia. Mau tak mau mereka harus menemukan strategi jitu untuk mendongkrak para penggunanya.


"Salah satu strategi kami adalah mendengarkan masukkan dari para pengguna, apa yang mereka mau dan apa yang mereka butuhkan," ungkap Zhenis Beisekov, Product Manager untuk Opera Software Desktop, saat ditemui detikINET di Kantor Opera di Wroclaw, Polandia.


Masukkan dari para pengguna dianggap bakal menjadi salah satu kunci keberhasilan Opera di masa mendatang. Dengan informasi yang didapat, mereka dapat mengembangkan browser sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.


Kemudian soal teknologi kompresi data yang ada Opera Mini juga diterapkan pada Opera versi komputer, di aplikasi ini fungsi tersebut dinamakan Opera Turbo.


Dengan Opera Turbo para pengguna dijanjikan bisa berselancar internet lebih cepat dari biasanya. Ini karena lalu lintas data akan terlebih dahulu diolah oleh server Opera, kemudian baru dikirim ke pengguna dengan jumlah yang sudah diringkas.


"Percobaan yang pernah saya lakukan dengan Opera Turbo bisa mempercepat loading hingga 50%," klaim Beisekov.


Tak percaya? Beisekov pun mengajak pengguna untuk mencobanya sendiri melalui browser Opera.


(eno/tyo)