Menkominfo Ultimatum Vimeo: Filter Porno atau Terus Diblokir!

Jakarta - Menkominfo Rudiantara masih belum memberikan izin untuk membuka blokir Vimeo. Pasalnya, situs berbagi konten video itu masih belum memenuhi permintaan untuk melakukan filtering konten pornografi mendekati tenggat waktu yang diberikan.

"Kalau masih diblokir itu artinya belum benar filteringnya. Begitu saja, chief," jawab Chief RA, sapaan akrab sang menteri saat ditanya soal masalah pemblokiran, usai breakfast meeting di kantor Kominfo, Jakarta, Jumat (30/1/2015).


Mengenai kapan tepatnya situs Vimeo bisa dibuka kembali dari pemblokirannya, menteri hanya memastikan kalau itu tergantung dari itikad baik Vimeo untuk mengikuti kebijakan pemerintah Indonesia.


"Keputusannya akhir minggu ini. Saya sudah janji, pokoknya minggu ini. Saya minta Februari sudah ada keputusan. Saya minta Dirjen Aptika kasih tahu ke Vimeo, kalau Vimeo nggak bisa, saya tidak akan buka," katanya memberi ultimatum.


Beberapa waktu lalu, Rudiantara sempat mengajak sekitar 25 netizen untuk melakukan video conference dengan CEO Vimeo Kerry Trainor untuk membahas soal pembukaan blokir dengan cara melakukan filtering pornografi.


Menteri pun meminta bantuan para netizen tersebut untuk mendiskusikan skema filter‎ yang tepat sesuai kebutuhan Indonesia. Namun sayangnya, hingga saat ini, filtering yang dimaksud belum juga terwujud.


"Proses filtering sampai tanggal 31 januari. Jadi, testing itu masalah teknis, kalau itu berlama-lama dan mereka main-main, saya akan bilang ke Vimeo akan tetap saya tutup," tegasnya.


(rou/ash)