'Ketukan Ajaib' LG Diklaim Lebih Aman dari Fingerprint

Jakarta - Belakangan pemindai sidik jari mulai dijadikan pengaman pada ponsel, sebut saja iPhone 5S atau Galaxy S5. Tapi menurut LG, hal itu kurang tepat.

Menurut Chorung Cho, Head of LG Mobile Indonesia, metode pemindai sidik jari memiliki kelemahan yang cukup kritikal, dan bisa dikelabui dengan mudah.


"Contohnya saat Anda sedang tidak sadar, jari Anda bisa 'dipinjam' untuk membuka kunci pada ponsel. Berbeda dengan Knock Code," kata Cho.


Knock Code sendiri merupakan fitur ketukan yang dipopulerkan LG sejak kelahiran LG G2. Jika sebelumnya sistem ketukan bisa untuk menghidupkan layar, kini fungsi tersebut bisa dipakai sebagai password.


"Anda bisa meggunakan beberapa metode ketukan untuk membuka ponsel, ini jelas lebih aman dari fingerprint," Cho menambahkan.


Fitur Knock Code mulai diperkenalkan pada jajaran ponsel L seri generasi ketiga, dan tak tertutup kemungkinan fungsi itu juga akan diadopsi oleh tipe lain.


"Inilah yang kami namakan inovasi yang berguna, karena memang terpakai di kehidupan sehari-hari," bangga Cho atas Knock Code


(eno/ash)