AMD: Masa Depan Industri Game di Tangan Kami

Bogor - Teknologi AMD akan mengikuti perkembangan industri game? Kalau hal ini ditanyakan ke vendor prosesor satu ini, jawabannya mungkin kebalikannya. "Industri game yang justru akan mengikuti teknologi keluaran AMD."

Seperti diketahui, AMD belum lama ini meluncurkan platform API--Application Programing Interface terbaru yang dioptimalkan demi kinerja game yang lebih baik. Mengusung sebutan AMD Mantle, platform API ini secara langsung diposisikan guna menggantikan platform API game saat ini yang ditempati oleh DirectX dan OpenGL.


Dengan hadirnya algoritma anyar besutannya ini, AMD bahkan dengan pede menyebut, perkembangan industri game sedikit-banyak bakal dipengaruhi oleh peningkatan teknologi grafis yang disodorkan oleh AMD ke depannya. Dengan kata lain, masa depat teknologi yang digunakan industri game, ada di tangan mereka.


"Berkat kehadiran teknologi GCN (Graphics Core Next) dan AMD Mantle, Ke depannya, perkembangan teknologi dalam industri game akan sangat dipengaruhi oleh peningkatan teknologi grafis yang disodorkan AMD," ujar Franky Widjaja, manajer Distribution Sales AMD Indonesia, di Highland Park Resort, Bogor.


Bukannya tanpa alasan, apa yang diucapkan oleh salah satu petinggi AMD di Indonesia ini bisa jadi ada benarnya. Platform API AMD Mantle diyakini memang akan menjadi 'kunci' yang dimiliki AMD untuk menguasai jagat game.


Alasannya, seperti yang Franky sebutkan, banyak keuntungan yang disodorkan AMD Mantle bagi pengembang game. Mulai dari kemampuannya mengoptimalkan jumlah core dalam prosesor, hingga memberikan peningkatan kinerja game yang bervariasi antara 20% hingga 100% meski hanya mengandalkan kartu grafis kelas menengah atau low-end.


(yud/rou)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!