3 Jurus Menangkal Spionase Hacker 'Darkhotel'

Jakarta - Hacker 'Darhotel' menyebar ancaman bagi mereka yang suka bepergian. Khususnya bagi petinggi perusahaan yang kerap menginap di hotel mewah. Ini cara menghadangnya.

Modus yang dilakukan Hacker 'Darkhotel' adalah menunggu sampai para target check-in dan target tersambung dengan jaringan WiFi hotel, memasukan nomor kamar mereka dan nama mereka pada kotak login.


Para pelaku melihat target pada jaringan yang telah diambil alih dan memperdaya target untuk mengunduh dan menginstal sebuah backdoor yang berpura-pura menjadi perangkat lunak sah yang harus diperbaharui seperti Google Toolbar, Adobe Flash atau Windows Messenger.


Menurut Kaspersky, ketika melakukan perjalanan, setiap jaringan bahkan jaringan semi-privasi dalam hotel sekalipun harus dianggap sesuatu yang berbahaya.


"Kasus Darkhotel mengilustrasikan pengembangan serangan: seseorang yang memiliki informasi berharga dapat dengan mudah menjadi target dari Darkhotel itu sendiri, karena hingga saat ini masih aktif, atau sesuatu yang menyerupai serangan Darkhotel," jelasnya.


Untuk mencegah ini, Kaspersky Lab memiliki tips seperti di bawah ini:

1. Pilih Virtual Private Network (VPN) dari provider -- maka Anda akan mendapatkan sambungan komunikasi terenkripsi ketika mengakses jaringan Wi-Fi umum atau semi-privasi.


2. Ketika bepergian, selalu waspada terhadap pembaharuan perangkat lunak. Konfirmasikan bahwa pemasangan pembaruan yang diusulkan telah disetujui oleh vendor yang tepat.


3. Pastikan keamanan internet Anda termasuk pertahanan proaktif terhadap ancaman baru bukan hanya perlindungan antivirus dasar.


(ash/asj)