BBM Naik, Menkominfo Ikut Sibuk

Jakarta - Kenaikan tarif bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi juga ikut membuat Rudiantara sibuk. Sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika, ia juga kebagian tugas dari Presiden Joko Widodo untuk memberi pengertian kepada masyarakat lewat program sosialisasi.

Kesibukan yang dialami Chief RA telah berlangsung sejak rapat kabinet kemarin. Hingga hari ini pun, Selasa (18/11/2014), Menkominfo masih akan melanjutkan tugas yang diberikan padanya. Di sela-sela waktunya yang terbatas, Rudiantara masih sempat mengabarkan kepada detikINET agenda kerjanya, termasuk simpulan rapat kerja kabinet.


"Barusan diumumkan pengalihan anggaran subsidi konsumtif ke anggaran pembangunan yang produktif untuk menunjang sektor kemaritiman (a.k. pelabuhan, mesin kapal, cold storage), pertanian (bendungan & irigasi), transportasi (jalan raya/tol & kereta api), listrik, dan pita lebar," tuturnya tadi malam.


Lantas, apa peran Kementerian Kominfo dalam hal ini? "Menyiapkan infrastruktur pita lebar dan menyiapkan buat sosialisasi pengalihan subsidi, chief," singkat RA. "Hari ini agenda saya di kantor saja, menyiapkan sosialisasi pengalihan subsidi dengan placement di media-media, serta meeting-meeting siang hari," lanjutnya pagi ini.


Seperti diumumkan tadi malam, Presiden Joko Widodo telah resmi menaikkan harga BBM premium menjadi Rp 8.500 per liter, dari sebelumnya Rp 6.500. Sementara solar dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500. Kenaikan tarif ini langsung membuat trending topic di Twitter dengan beragam hashtag seperti #SalamGigitJari dan #salam2ribu.


(rou/ash)