Subsidi BBM Harus Dialihkan untuk Infrastruktur Internet

Jakarta - Presiden Joko Widodo terpaksa menaikkan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk mengalihkan uang negara dari yang bersifat konsumtif ke produktif. Infrastruktur internet pun seharusnya perlu diperhatikan.

"Kenaikan BBM ini bagus, asal pengalihan uang subsidinya tepat. Karena kita juga perlu mendapatkan dukungan untuk infrastruktur internet," ujar Ketua Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Semuel Abrijani Pangerapan, saat berbincang dengan detikINET, Selasa (17/11/2014).


Menurutnya, alokasi subsidi BBM perlu menyentuh sektor ini, khususnya untuk wilayah Indonesia Timur. Sebab, di kawasan tersebut penyebaran internet belum merata dan masih mahal.


"Pengalihan dari subsidi BBM inikan bisa untuk banyak hal, misalnya Palapa Ring yang dapat menghubungkan wilayah di Indonesia Timur. Secara keseluruhan juga meningkatkan penetrasi internet di Indonesia bisa merata," tambah Semmy--panggilan akrabnya.


Hal ini senada dengan janji Menkominfo Rudiantara. Bahwa pengalihan subsidi ini akan menyentuh ke beberapa sektor yang produktif.


"Barusan diumumkan pengalihan anggaran subsidi konsumtif ke anggaran pembangunan yang produktif untuk menunjang sektor kemaritiman (pelabuhan, mesin kapal, cold storage), pertanian (bendungan & irigasi), transportasi (jalan raya/tol & kereta api), listrik, dan pita lebar," tuturnya.


(tyo/ash)