Awan Cerah untuk Mobile Marketing di Indonesia

Jakarta - Dengan penetrasi mobile di Indonesia yang begitu tinggi, Tanah Air diprediksi akan menjadi lahan basah bagi mobile marketing. Tapi, tentu saja ada beberapa hal yang perlu dibenahi.

Menurut Mobile Marketing Association (MMA), diperkirakan akan ada perputaran uang hingga USD 25 juta di industri ini dan jumlahnya akan naik 100% di tahun depan.


Para ahli di bidang marketing, mengatakan bahwa perlunya investasi yang jauh lebih besar, wawasan dan infrastruktur di dunia mobile juga perlu peningkatan.


"Melalui forum ini kita melihat bahwa akan ada preseden yang lebih besar lagi datang dari Industri ini," ujar Rohit Dadwal, Managing Director Mobile Marketing Association Asia-Pacific, dalam keterangan resminya, Minggu (16/11/2014).


Pentingnya mobile marketing juga dirasakan di semua bisnis, seperti di industri penerbangan. Dikatakan perusahaan perlu proaktif di segmen mobile agar bisa mempertahankan harmonisasi hubungan dengan konsumen.


"Dengan kecepatan di mana industri diprediksi untuk tumbuh, MMA berharap untuk melanjutkan memainkan bagian penting dalam industri ini," tandas Dadwal.


(tyo/tyo)