Menkominfo: Tenang, Tarif Seluler Aman!

Jakarta - Kenaikan BBM untuk bahan bakar bersubdisi dikhawatirkan bisa ikut memicu kenaikan tarif seluler. Pasalnya, masih banyak operator, khususnya di daerah-daerah, yang menggunakan solar untuk menyokong kinerja pemancar base station (BTS).

Meski demikian, Menkominfo Rudiantara memastikan tarif seluler masih tetap aman.


"Tidak berpengaruh, chief. Komponen BBM dalam biaya operasional operator seluler, baik langsung dan tidak langsung, tidak material dan ada faktor kompetisi di industri," jelasnya saat berbincang dengan detikINET, Selasa (17/11/2014).


Lagipula, lanjut menteri, "Solar untuk genset itu solar untuk industri".


Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo telah resmi menaikkan harga BBM premium menjadi Rp 8.500 per liter, dari sebelumnya Rp 6.500. Sementara solar dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500.


Kenaikan tarif ini langsung membuat ramai sosial media, khususunya Twitter dengan beragam hashtag seperti #SalamGigitJari dan #salam2ribu yang menjadi trending topic sejak tadi malam.


(rou/ash)