Gadget Android, Favorit untuk Alat Kerja di Luar Kantor

Jakarta - Perangkat dengan sistem operasi Android ternyata lebih difavoritkan jadi pilihan untuk menunjang pekerjaan di luar kantor ketimbang hanya membawa BlackBerry ataupun perangkat berbasis iOS milik Apple.

Dari 200 responden kalangan pekerja profesional dengan rentang usia 20-57 tahun yang berhasil disurvei Indonesian Cloud Forum (ICF) bersama Indotelkodi tiga propinsi Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, dalam tiga bulan terakhir, didapatkan gambaran industri terkait tren Bring Your Own Device (BYOD) sebagai berikut.


Responden menyatakan jika BYOD diadopsi maka mayoritas mengaku lebih menyukai OS Android dengan persentase 62,8%. Sementara BlackBerry (11,6%) meski dari sisi jumlah pengguna lebih banyak namun cuma jadi pilihan ketiga di belakang iOS (25,6%).


Android juga tercatat menjadi pilihan utama para pelanggan data operator jika ditanya soal kecepatan dan ketepatan layanan yang sesuai harapan dengan persentase 48,7%. Sementara BlackBerry hanya mendapatkan voting 28,2% dan modem data 23,1%.


Dari sisi layar smartphone yang paling menunjang pekerjaan, operasional multimedia, dan yang memberikan kenyamanan saat browsing internet, ialah ponsel dengan layar 4-5 inchi. Smartphone dengan layar tersebut dipilih oleh 56,8% responden, lebih ideal jika dibandingkan smartphone dengan layar yang lebih besar dari 5 inch yang disukai oleh 36,4% responden.


Responden juga mengakui smartphone yang sudah memiliki prosesor memadai bisa menjalankan semua aplikasi, mulai dari grafis hingga keperluan multitasking untuk menunjang pekerjaan.


Untuk memori penyimpanan yang ideal dalam sebuah smartphone, mayoritas lebih menyukai kapasitas yang lebih besar dari 32GB, baik itu untuk memori eksternal fisik (81,8%) maupun memori berbasis internet cloud (55,8%).


Para pekerja profesional yang juga menggunakan tablet, mayoritas mengatakan bahwa harga yang paling ideal untuk perangkat tablet ini berkisar Rp 3 juta hingga Rp 5 juta baik itu untuk Android (68,2%), iOS (46,3%), dan Windows (57,5%).


Sementara untuk harga Rp 5 juta hingga Rp 7 juta, cuma 9,1% pekerja profesional yang rela beli tablet Android, 20% untuk tablet Windows, dan 39% yang berani membeli perangkat tablet iOS dengan kisaran harga ini.


"Dari survei terlihat menjadi pertimbangan utama malah urusan performa internet dan memori internal ketimbang faktor kemampuan kamera dan desain perangkat. Pertimbangan utama lainnya adalah daya tahan baterai dan bobot fisik dibandingkan respon layar, grafis, hingga kemampuan telepon," jelas Pendiri ICF Teguh Prasetya dalam keterangan pers, Selasa (7/5/2013).


Dikatakannya, dalam survei juga diketahui bahwa hanya 44,2% pekerja yang lebih senang bekerja di kantor, mayoritas merasa lebih nyaman bekerja di luar kantor dengan persentase terbesar lebih suka bekerja di rumah (39,5%) dan di mal atau cafe (16,3%).


"Para responden profesional ini lebih suka bekerja di luar kantor, perangkat BYOD yang paling dirasa perlu untuk digunakan mereka, antara lain tablet, netbook, smartphone, dan laptop," ungkapnya.


Diprediksinya, para pekerja menggunakan perangkat bergerak untuk sarana bekerja mencapai 1,2 miliar di tahun 2013 ini dan merepresentasikan sekitar 35% dari seluruh pekerja di seluruh dunia.


"Tentunya tren ini akan sangat berdampak untuk kelangsungan usaha di dunia maupun di Tanah Air khususnya, baik dari sisi penyediaan perangkatnya, layanan jaringan akses baik korporat maupun konsumernya hingga aplikasi dan konten yang merupakan konsekuensi daripada adanya tren BYOD ini," jelasnya lebih lanjut.


Untuk membahas fenomena BYOD ini, komunitas ICF juga akan membahasnya dalam seminar setengah hari di di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, pada 16 Mei 2013. Seminar rencananya akan dibuka oleh Direktur e-Business Ditjen Aptika Kementerian Kominfo Azhar Hasyim dengan menghadirkan pembicara dari Telkom Group, XL Axiata, Intel, dan IBM Indonesia.


"Kami juga membuka ruang bagi publik untuk ikut berpartisipasi menghadiri ajang diskusi ini secara gratis dengan terlebih dulu mendaftar lewat surat elektronik ke idcloudforum@gmail.com," pungkas Teguh.


(rou/rou)