Bos BlackBerry Bantah akan Jual Bisnis Ponsel

Jakarta - CEO BlackBerry John Chen dengan tegas membantah kabar yang menyebutkan perusahaannya akan menjual bisnis ponsel. Dikatakannya, media keliru menangkap maksud dari komentarnya.

Adalah Reuters, media yang pertama kali melaporkan mengenai hal ini. Chen pun memberikan klarifikasi bahwa laporan Reuters tersebut keluar dari konteks wawancara.


Sebelumnya, BlackBerry disebut-sebut akan keluar dari bisnis handsetnya. Langkah drastis ini kemungkinan akan ditempuh jika bisnis handset BlackBery tidak kunjung mendulang keuntungan seperti dulu.


"Jika saya tidak bisa menghasilkan uang dari handset, maka saya tidak akan berbisnis handset," kata Chen seperti dilansir Reuters sebelumnya.


Tak lama setelah kabar tersebut beredar, Chen pun segera mengklarifikasi maksud komentar yang dilontarkannya, melalui sebuah postingan blog. Dia menegaskan bahwa BlackBerry masih akan berkomitmen di bisnis ponsel.


"Tak ada niat kami menjual atau menghentikan bisnis ponsel secepat ini," ungkap Chen seperti dilansir Cellular-news, Jumat (11/4/2014).


Ini bukan pertama kalinya BlackBerry disebut-sebut akan menjual bisnis ponselnya. Kondisi yang masih merugi dan penjualan handset tidak sesuai harapan, memicu spekulasi tersebut.


Namun vendor asal Kanada tersebut yakin bahwa perusahaannya tidak akan musnah. Chen lagi-lagi berusaha keras meyakinkan publik bahwa hal itu tidak terjadi. Dia menyebut perusahaan yang dipimpinnya itu masih memiliki nilai jual tinggi.


"Itu tidak akan terjadi, kami tidak akan pergi dari pasar. BlackBerry memiliki teknologi yang dibutuhkan oleh orang-orang saat ini," tegasnya kala itu.


(rns/eno)