Windows XP Pensiun, So What?

Jakarta - Microsoft menegaskan bakal segera mempensiunkan Windows XP. Lantas bagaimana dengan nasib para penggunanya, haruskah kita panik?

Walau sudah berusia 13 tahun dan memiliki banyak pengganti (Windows Vista, Windows 7 dan Windows 8.1), namun tetap saja pengguna Windows XP masih banyak. Bahkan masih menguasai 27,2% populasi komputer dunia, sedikit di bawah Windows 7 tapi di atas Windows 8.1.


Angka yang sedemikian besar membuktikan bahwa Windows XP adalah sistem operasi yang masih digandrungi. Entah itu karena sistemnya yang terkenal 'enteng' atau karena kompatibilitas yang sudah tidak diragukan.


Tapi semua itu tak membuat Microsoft luluh, mereka tetap akan mengeksekusi mati Windows XP tepat tanggal 8 April waktu Amerika Serikat. Alhasil, banyak penguna yang merasa panik dibuatnya.


Wajar, karena ketika Windows XP tak lagi diperlihara oleh pembuatnya, maka celah-celah yang muncul di kemudian hari tidak akan tertutupi. Malware, virus, atau program jahat lainnya dapat dengan mudah bersarang.


Hal itu dikenal dengan istilah Zero Day Exploit. Saat dimana program jahat bebas wara-wiri di dalam sistem operasi yang sudah rentan.


Lalu apakah para pengguna Windows XP harus panik? Untuk pengguna rumahan mungkin hal itu tidak akan berdampak banyak, lagi pula mereka masih bisa menggunakan aplikasi anti virus. Tapi memang proteksi yang diberikan tidak akan maksimal karena tidak sampai ke level sistem operasi. Next


(eno/ash)