Jurus Bundling Sapu Jagat ala Telkomsel

Jakarta - Handset bundling masih jadi strategi andalan operator seluler untuk menggaet banyak pelanggan. Termasuk Telkomsel, yang mengandalkan jurus sapu jagat untuk mengoptimalkan strategi ini.

Pasalnya, anak usaha Telkom (pemilik saham 65% dan) SingTel (35%) itu membuka pintu selebar-lebarnya untuk vendor perangkat genggam yang ingin berkolaborasi.


Tidak dibatasi status, baik itu vendor merek lokal ataupun vendor branded yang sudah mendunia, tetap diberi kesempatan untuk berduet. Hanya saja, memang ada semacam fit & proper test dahulu.


"Kami berkolaborasi dengan banyak vendor manufaktur, baik itu dalam urusan advertising maupun eksekusi di lapangan. Mulai dari urusan iklan, paket data, retail collaboration, sampai pembelian aplikasi," kata Alistair Johnston, Direktur Marketing Telkomsel saat berbincang dengan detikINET di Singapura.


Eksekutif asal Irlandia ini pun menegaskan, tIdak ada 'anak emas' dalam kamus Telkomsel dalam menerima partner bundlingnya. Selama apa yang mampu disodorkan vendor handset tersebut selaras dengan tujuan Telkomsel.


"Justru dengan banyaknya vendor handset yang kita gandeng akan memberikan banyak pilihan untuk pelanggan, karena setiap produk punya karakteristik berbeda. Dan kami bangga dapat bekerja sama dengan mereka (vendor handset-red.)," lanjut Alistair.


Diharapkan, dengan banyaknya pengguna yang digaet dari program bundling juga dapat jadi generator revenue dari sisi layanan data.Next


(ash/rns)