BYOD: Fokuslah ke Aplikasi, Bukan ke Perangkat!

Jakarta - Bulan Ramadan telah tiba. Hal ini menandakan bahwa Hari Raya Idul Fitri tinggal beberapa minggu lagi. Karena itu, kebanyakan orang sudah mulai bersiap untuk merayakan Hari Raya serta berlibur bersama dengan keluarga mereka.

Sayangnya, seperti tahun-tahun sebelumnya, selama liburan beberapa orang masih dihantui oleh pekerjaan mereka; seperti menjawab email penting, menerima serta mengirimkan data-data milik perusahaan, atau bahkan menyelesaikan proyek.


Untungnya, berkat kebijakan BYOD (Bring Your Own Device) yang diterapkan oleh beberapa perusahaan, mereka yang harus bekerja di sela-sela waktu ini bisa mengakses dan juga mengirimkan data-data perusahaan melalui perangkat pribadinya.


Dengan kondisi seperti ini, memastikan keamanan data-data perusahaan merupakan sebuah tantangan bagi departemen IT. Data rahasia perusahaan berseliweran di jaringan internal serta eksternal melalui berbagai perangkat.


Memastikan keamanan data sangatlah penting, tetapi apakah Anda tahu cara terbaik untuk melindungi data tersebut?


Jika dilihat secara menyeluruh, sebenarnya perangkat yang digunakan tidaklah begitu penting. Hal yang sebenarnya paling penting adalah data itu sendiri.


Jika data dan aplikasi terlindungi dengan benar, maka kedua hal tersebut akan tetap terlindungi meskipun perangkat yang digunakan hilang karena dicuri.Next


(ash/ash)