Masih Bingung Internet Cepat Buat Apa?

Jakarta - Koneksi internet sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Masyarakat mengakses konten, informasi dan hiburan, memerlukan kecepatan dan kestabilan koneksi internet.


"Jangan lagi mendiskusikan broadband penting apa enggak. Itu sama saja seperti di tahun 60-an kita mendiskusikan listrik penting apa enggak. Jadi it must," kata Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia Setyanto P. Santosa, berbicara seminar ICT Outlook di Auditorium Indosat.

Dikatakannya, berdasarkan data Networking Readiness Index 2014, dari 148 negara, Indonesia berada di urutan ke-60. Menurut Setyanto, ini adalah sebuah tantangan yang harus diperjuangkan. Kesiapan itu antara lain mencakup infrastruktur dan konten digital.


"Ketika semua siap, infrastruktur bagus, celakanya konten lokal tidak disiapkan. Maka ini sama pentingnya. Anda yang muda-muda ini bergeraklah ke sana," ujarnya.


Setyanto menyebutkan dari total 65 juta pengguna internet di Indonesia, 80% pengguna mengakses internet dari ponsel. Belum banyak pengguna internet yang memiliki akses broadband di rumahnya. Hanya sekitar 1 juta orang saja yang punya koneksi fixed broadband.


Itu sebabnya, kebutuhan akan broadband tak bisa lagi ditunda. Koneksi internet cepat dan stabil diperlukan bagi negara yang luas seperti Indonesia. Di sisi lain, konektivitas juga dikatakannya bisa turut meningkatkan GDP.


"Mengutip data World Bank Information and Communications for Development, 10% kenaikan penetrasi mobile phone meningkatkan GDP 0,8% dan 10% kenaikan penetrasi internet itu bisa menaikkan GDP 1,3%. Jadi ini gambaran. Ini fakta mengapa pita lebar harus dibangun," sebutnya.


Secara garis besar Setyanto menyebutkan bahwa broadband sebagai mega infrastruktur perlu didukung pemerintahan, masyarakat pengguna, lingkungan, mobilitas, ekonomi dan kehidupan yang cerdas.


Pembangunan pita lebar nasional dikatakannya akan turut membantu terwujudnya smart nation yang seluruhnya terkoneksi ICT, sehingga pada akhirnya meningkatkan daya saing dan kualitas hidup masyarakat.



(rns/ash)